Maret 4, 2021

Tim Polda Kepri Turun ke Karimun, Judi Siji dan Jeppot Tiarap

2 min read

Karimun,SempenaNews.com– setelah kedatangan tim dari Polda Kepri ke Kabupaten Karimun, membuat para penggemar dan bandar Judi, seprti, Jeppot, siji, Tiarap di Karimun alias mengurung niatnya.

Hal ini terlihat dibeberapa lokasi yang biasanya ramai dikunjungi pemain judi Jeppot dan penjual Judi Nomor tutup dan sepi, dari pantawan SempenaNews.com dilapangan, sejak sepekan ini penggemar permainan judi di Karimun,nampak sepi, sesuai penelusuran wartawan Sempena dilapangan  yang mencoba medatangi setiap penjualan nomor Siji Singapur dan Kamboja, tak satupun penjual nomor berhadiah tersebut, merespon awak media ini.

Selain judi siji, juga Judi Jeppot juga ikut di tutup, sebagaimana di akui salah satu kariawan supermarket Orental kepada media ini.

Suber menyebutkan bahwa permainan hiburan Jeppot yang berada dilantai 3 pada hari Selasa kemarin tepat tnggal 12/01-21 malam hari sudah ditutup,  dan tak ada seoarang pun pekerja di tempat Judi Jeppot tersrbut.

Suber media ini juga mengaku tidak mengetahui kapan lagi dibuka, arena Judi itu, sebab sebelum Tim dari Polda Kepri  Turun ke Kabupaten Karimun, Perjudian seperti Jeppot Dan Siji bebas diperjual belikan di Kabupten karimun, ujarnya.

Belum tau kapan di buka mas, ujar Dian ke SempenaNews.com ketika di taya terkait beroperasiya Judi Jeppot di Karimun, pada Kamis 14/1/21 di Jalan Ahmad Yani Karimun.

Sememtara salah satu adik Tokiya mengatakan di toko sembako, yang man tempat itu sebagai penjual siji Singapore nomor di tutup pada hari Sabtu tanggal 09/01-21 sudah tak dibolehkan alalias stop kata adik Tokiya Sambil berjualan,  sedangkan warga yang sering membeli nomor Siji, Nurdi (53) yang diketahui tinggal di RT 05 kampung Baru Tebing, mengaku sering membeli Nomor siji,  “ia sayya sering beli nomor, itu saya anggap sebagai uang simpanan, kalau kena saya beruntung papar Nurdin”

Penulis : Jogi Purba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *