Agustus 1, 2021

Walikota Lubuk Linggau yakin, Umat Islam dapat menjadi contoh yang baik dalam mematuhi prokes pada pelaksanaan shalat idul Adha

2 min read

LUBUK LINGGAU,Sempenanews.com– Menyambut Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah, Pemerintah Kota Lubuk Linggau memperbolehkan pelaksanaan shalat idul Adha dan pemotongan hewan qurban dengan Syaratnya harus tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) Covid-19 dan maksimal jamaah hanya 50 persen dari kapasitas tempat ibadah (masjid).

Hal ini di ungkapkan dalam hasil rapat Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuk Linggau bersama Polres Lubuklinggau, Kodim 0406, Kemenag, Pengadilan Agama serta seluruh pengurus masjid se Kota Lubuk Linggau, kegiatan tersebut di laksanakan di Balai Kota, pada Jumat (16/7/21).

Dalam rapat tersebut, Wali Kota Lubuk Linggau H SN Prana Putra Sohe menyampaikan beberapa point yang wajib diperhatikan dan di laksanakan pada saat pelaksanaan salat idul Adha dan pemotongan hewan kurban nantinya.

“Saya yakin umat Islam dapat menjadi contoh yang baik dalam mematuhi protokol kesehatan Covid-19,”ungkap walikota Lubuklinggau.

Dalam pelaksanaan salat Idul Adha, wali kota Lubuklinggau,SN Prana Putra mengharapkan agar pelaksanaan salat idul Adha di masjid maksimal 50 persen dari kapasitas tempat ibadah (masjid) dengan menjaga jarak minimal 1 meter dari bahu ke bahu jamaah.

Begitu pula pada saat pelaksanaan pemotongan hewan kurban, tidak harus diselesaikan dalam 1 hari, tapi bisa selama 2 atau 3 hari jelas Nanan,pangilan sapaan akrab walikota Lubuklinggau.

walikota Lubuklinggau berharap untuk“Kupon daging jangan diberikan kepada penerima secara langsung karena nantinya akan menimbulkan kerumunan. Ada baiknya daging qurban diantarkan ke rumah penerima secara langsung dengan diantara petugasnya.

Perlu di Ingat juga, penerimanya harus tepat sasaran atau yang berhak menerima,”harapnya.

“SN Prana Putra Sohe,optimistis penerapan PPKM mikro yang akan berakhir pada 20 Juli 2021 membuat Kota Lubuk Linggau berada di zona orange.

“Saya berharap cluster penyebaran Covid-19 tidak terus bertambah hingga pelaksanaan salat id nanti,”harap walikota Lubuklinggau.

Penulis : Herly

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *