September 28, 2021

BSKB cetak penabung sampah jadi Emas

2 min read

Tanjungpinang,sempenanews.com-Setelah berjalan satu Tahun, Bank Sampah Kuatan Bersih (BSKB) yang berda di Melayu kota Piring kini menjadi andalan warga di Kelurahan Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, selain menjaga kebersihan Bank Sampah juga mencetak sampah menjadi Emas.

Bank sampah yang bekerja sama dengan Penggadian itu juga menjdi primadona bagi warga, kenapa tidak dari hasil sampah yang di kumpul dan memungkinkan untuk di daur ulang, akan digantikan dengan Emas. Kegiatan itu juga bukan lagi menjadi pekerjaan hina, namun kini sudah terbukti mengantarkan warga mendapat penghsilan.

Maka Bank Sampah Kuantan Bersih (BSKB) yang berada di wilayah Kelurhan Melayu Kota Piring Itu, sudah menjadi pelung bagi masyarkat yang giat dan menciptakan lapangan pekerjan di masa mewabahnya Pandemi Covid-19 saat ini.

Bukan tanpa bukti, kegigihan pengurus Bank Sampah yang di bina Lurah Melayu Kota Piring itu, pantas di puji sebab, dengan adanya wadah Itu kebersihan lungkugan sudah dapat dipastikan di pemukiman warga dari penumpukan sampah yang selama ini terjadi di Kota Tanjungpinang.

Hal ini di akui Lurah Melayu Melayu Kota Piring Zulkifli S.Kom ketika peyerahan hadiah kepada sang juara Tabungan Emas, pada Minggu 1 November 2020 di Jalan Kuatan.

Zulkifli mengatakan, selain peyerahan hadiah Tabungan Emas, pihanya juga mempasilitasi papan informsi kepada Bank Samapah agar dapat digunakan untuk menulis jenis smpahbyang mungkin dapat di daur ulang.

Untuk itu Zulkifli, E.P. S Kom. Mengapresiasi yang tinggi kepada kelompok Bank Sampah, yang ini gigih dan pantang menyerah untuk mengedukasi ke masyarakat akan kesdaran keberisihan, walaupun sebagian besar anggota Bank Sampah Kuantan Bersih terdiri dari Ibu-ibu Lanjut Usia.

Ia pun berharap kepada masyarakat Melayu Kota Piring agar turut bekereasi, dengan memamfaatkan pelung yang ada di daerah masing-masing demi kemajuan warga di Kota Tanjungpinang, khususnya di Kelurahan Melayu Kota Piring, tutupnya.

Arianto.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *