Juni 19, 2024

Asisten 1 Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Lingga Ikut Gotong Royong Bersama Warga Antisipasi Abrasi Susulan

2 min read

LINGGA, sempenanews.com – Gotong royong yang dilaksanakan warga RT 01, RW 05 Dusun 02, Kampung Boyan Desa batu berdaun Kecamatan Singkep Kabupaten Lingga, dalam mengantisipasi terjadinya abrasi disepanjang bibir pantai Minggu, (21/05/2023)

Abrasi adalah fenomena alam terkikisnya wilayah pantai karna faktor alam hingga aktivitas dari manusia. Abrasi memberikan dampak buruk yang besar bagi lingkungan, sehingga diperlukan langkah untuk mencegah terjadinya kondisi tersebut. 

Dampak dari abrasi akan terjadinya penyusutan garis pantai sehingga lahan daratan utama semakin berkurang, dan membahayakan masyarakat pesisir yang tinggal di pinggiran pantai.

Dalam antisipasi akan terjadinya abrasi yang lebih luas lagi, warga RT 01, RW 05, Dusun 02 Kampung Boyan, Desa batu berdaun Kecamatan Singkep mengadakan Gotong royong bersama demi menjaga terjadi abrasi berikut yang lebih meluas lagi diwilayahnya.

Kegiatan gotong royong tersebut dihadiri Asisten 1 Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Lingga, Camat Singkep, BNPB Kabupaten Lingga, Kapala Desa batu berdaun, BPD, Dusun, RT/RW, Babinkamtibmas, Babinsa, dan warga setempat.

Asisten 1 Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Lingga Drs. Junaidi Ajam, sa’at diwawancarai awak media dia mengatakan “hari ini masyarakat bergotong royong dengan alat seadanya secara menual, saya kira ini salah satu mengantisipasi sementara dari rawannya musim selatan yang akan datang, kalau kita tidak antisipasi dengan cara seperti ini akan lebih parah lagi nantinya,” ucapnya.

“Kita berharap kedepannya pemerintah akan lebih proaktif dalam mengambil kebijakan untuk mengatasi permasalahan abrasi yang berada di wilayah Kampung Boyan, Desa batu berdaun Kecamatan Singkep. Kalau untuk kita bangun tanggul penahan gelombang yang bersekala permanen, kita tentu akan berharap kepada pemerintah pusat nantinya, melalui pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Jika melalui APBD kita rasa sangat berat. Setiap tahun kita kan ada musrenbang dari tingkat Provinsi sampai ketingkat nasional, saya kira ini sudah masuk prioritas pembangunan untuk mengantisipasi abrasi yang luar biasa di Kampung Boyan ini,” harap Drs. Junaidi Ajam.

Penulis, : R / DH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *