Juli 16, 2024

PKK Kabupaten Lingga Panen Perdana di Lahan Kosong Gedung Daerah

2 min read

LINGGA, sempenanews.com-
Manfaatkan lahan kosong, dekat Gedung Daerah Dabo Singkep , Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Ketua tim penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga, (PKK) Kabupaten lingga , melaksanakan kegiatan panen perdana cabe rawit pada Rabu, (23/06/2021).

Ketua tim penggerak PKK Kabupaten Lingga, Ny. Maratusholeha Nizar , mengatakan, bahwa kegiatan panen cabe rawit ini merupakan panen perdana setelah dilakukan penanaman 2-3 bulan.

“Kegiatan ini sebagai motivasi dan mengajak ibu-ibu camat , ibu-ibu kepala Desa se-kabupaten Lingga untuk memanfaatkan perkarangan rumah dan kantor untuk menanam cabe. Karena pkk tidak hanya sekedar seremonial, kita harus bergerak dan harus pandai-pandai melihat situasi di tengah pandemi Covid-19,” ajaknya.

Dijelaskan , Maratusholeha meski di gedung daerah dabo panen pertama, namun keberhasilan dan pencapaian sudah kita rasakan di Gedung Daerah Daik lingga , yang sudah beberapa kali panen.

“Alhamdulillah hari ini kita dari PKK Kabupaten Kingga melakukan pemanenan cabe rawit perdana di perkarangan gedung derah dabo singkep,” ucap Maratusholiha.

“Kita tanam cabe rawitnya sama-sama 500 polibag , baik di daik maupun di dabo.
Meski ini panen perdana di dabo, untuk daerah lingga sudah beberapa kali kita kita panen dan merasakan hasilnya” tambahnya lagi.

Selain itu PKK Kabupaten Lingga juga sudah membagikan benih cabe rawit di lima kecamatan, namun untuk kecamatan lain masih menunggu benih semai tahap kedua.

Kita dari PKK kabupaten lingga sudah turun ke desa-desa untuk membagikan benih cabe rawit. karena pkk harus menjadi penggerak dan PKK harus memberdayakan kesejahteraan keluarga.

Saya berharap penanaman tidak hanya cabe rawit saja, namun sayur mayur juga harus diproduksi sendiri. sehingga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat terutama ibu rumah tangga.

“Harapan saya dan mengajak, para ibu-ibu ini kita lakukan secara perlahan-lahan untuk memandirikan tanaman. Untuk mengurangi ketergantungan kita terhadap cabe dan sayuran yang di datangkan dari luar kabupaten lingga. Apabila bisa diproduksi sendiri tentu dapat membantu meningkatkan ekonomi masyarakat,” Tutup maratusholeha.

Penulis : R / IKA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *