Mei 17, 2024

Langka BBM untuk Nelayan, Bupati Bintan Roby Kurniawan diminta dapat segera mengatasinya

2 min read

BINTAN,sempenanews.com-Pemerintah Kabupateb Bintan dinilai lamban menangani penyebab terjadinya kelangkaan BBM solar subsidi yang menjadi keluhan nelayan Bintan.

” Kita sudah lama mendengar itu,dan banyak Juga masyarakat Bintan yang menyampaikan keluhan sulitnya memperoleh solar subsidi untuk melaut,” ujar Ketua Komisariat Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) Umrah Tanjungpinang Mathius Jhontua saat dihubungi,Ahad  (15/10).

Padahal solar subsidi itu,kata Mathius merupakan kebutuhan utama nelayan untuk melaut, menangkap ikan untuk menghidupi keluarganya.

Menurut dia,penyebab kelangkaan solar subsidi untuk nelayan ini dikarenakan lemahnya pengawasan dil apangan, mulai dari pangkalan hingga sampai kepada nelayan.

” Jangan dibiarkan masalah  kelangkaan solar subsidi untuk nelayan ini  berlarut.Kasian sekali nelayan kecil.Mereka punya anak sekolah butuh biaya.Belum lagi cicilan kredit yang harus dibayar setiap bulannya,” paparnya.

Masalah kelangkaan solar subsidi ini,tambah Mathius, mestinya Bupati Bintan Roby Kurniawan segera mengatasinya.
Ini jadi  PR besar buat Bupati dan Gubernur,  mencari jalan keluar mengatasi kelangkaan solar subsidi ini agar tidak terjadi lagi.

” Heran juga kenapa di Bintan selalu terjadi kelangkaan solar subsidi untuk nelayan.Dimana letak kesalahannya,ada kartu kendali mestinya kuota nya sesuai dengan kartu kendali itu,kenapa selalu timbul kasus kurang dan langka ini solar,” tegasnya.

Mathius harap Bupati Roby segera menindaklanjuti langkanya solar subsidi untuk nelayan ini.

” Jika tidak mau dinilai gagal,apalagi baru dilantik jadi Bupati defenitip. Tidak hanya pembangunan infrastruktur saja yang digesa.Nasib nelayan kecil juga harus jadi perhatian Bupati Roby,” ucapnya.

Mathius juga akan melakukan audensi dengan DPRD Bintan dan Dinas terkait, membahas kelangkaan solar subsidi ini serta mencari solusinya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *