Atensi Kapolri untuk memberantas segala bentuk perjudian tidak berlaku di Batam, perjudian Gelper Luky City bebas beroperasi 24 Jam
2 min read
Batam,sempenanews.com- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sangat tegas terkait bentuk perjudian, bahkan ia berkomitmen memberantasnya hingga ke akar-akarnya.
Tidak tangung-tangung Dia menyatakan siap mundur jika terbukti terlibat atau menerima uang dari judi, mau pun Judi online, serta menginstruksikan jajarannya untuk melakukan hal yang sama, dengan penegakan hukum tak pandang bulu terhadap anggota yang terlibat atau membiarkan praktik tersebut, termasuk mengungkapkan pencapaian pemberantasan judi.
Namun intruksi ini tidak dihiraukan di Kota Batam, sebab kini Batam sudah boleh disebut dengan “Kota Judi” jelas diketahui hampir segala sudut Kota itu sudah diselimuti arena perjudian yang menyediakan mesin meja permainan tembak tembak ikan yang dikenal dengan Jekpot dan dibumbui perizinan berkedok permainan anak anak yang gampang disebut (Gelper) Gelanggang permainan Anak.
sebagai mana pemberitaan media ini pada edisi yang lalu bahwa Salah satunya lokasi perjudian yang berada percis di pusat kota Batam, tepatnya di lantai atas Pujabahari yang di berinama Luky City di kecamatan lubuk baja kota Batam
Di dalam arena Luky City banyak terdapat mesin judi jecpot seperti tembak tembak ikan,Rolex,dan mesin judi lainnya, dan di padatai para orang dewasa, bukan anak anak.
Walau pun sudah terang-terangan lapak judi itu beroperasi, Namun tempat perjudian Lucky city tidak pernah tersentuh aparat penegak hukum seolah kebal hukum dan punya bekingan yang kuat, atau ada Dugaan kong-kali kong dengan oknum.
Adapun metode permainan dilontarkan salah satu sumber media ini sebagai mana ia menyebutkan “Permainan judi dilokasi Lucky city pujabahari kita dapat bermain kalau kita membeli koin dengan harga yg bervariasi, namun kalau kita menang kita akan dapat seperti card yang bertuliskan nominal 100-500 dan card itu bisa kita tukar dengan Rokok maupun uang” Penukaran bisa di bawah atau disamping bang ujar” salah seorang pemain.
Yang lebih hebat lagi, di Lucky city tersebut sudah menjadi rahasia umum bahwa tempat itu sulit diberantas karena kuat dugaan bahnya ada campur tangan oknum untuk membekap, supaya leluasa perjudian itu berlangsung tanpa batas. Penulis : (Tim***)
