ADA PR KAPOLDA KEPRI BARU JUDI TEMBAK IKAN BERKEDOK JEKPOT LIAR DI BATAM KIAN MERAJALELA, DIDUGA KEBAL HUKUM
2 min read
BATAM, sempenanews.com -Perjudian berkedok permainan ketangkasan tembak ikan atau yang dikenal *Jekpot Liar* di Kota Batam semakin menggila dan seolah tak tersentuh hukum. Padahal beberapa bulan lalu Bareskrim Polri sudah melakukan penindakan besar terhadap gelanggang permainan (Gelper) di Nagoya Batam.
Namun fakta di lapangan, judi tembak ikan liar justru tumbuh subur bak jamur di musim hujan.
Hasil investigasi tim sempenanews.com di lapangan, salah satu sarang judi jekpot liar berada di kawasan Batu Ampar, tidak jauh dari pelabuhan. Dari luar terlihat seperti gubuk tempat peristirahatan pekerja. Namun siapa sangka, di dalam gubuk tersebut dijadikan arena judi tembak ikan.
Di dalam gubuk tersebut disediakan meja tembak ikan, terlihat bapak-bapak sedang asik bermain judi sambil menghisap rokok, tanpa rasa takut akan razia aparat.
Saat tim media ini mencoba bertanya kepada salah satu pemain, “Bang gimana cara mainnya?” Dengan santai sambil tersenyum ia menjawab, “Ooh coba tanya wasitnya.”
Mir is nya Bosku, praktik haram ini bukan hanya di Batu Ampar. Berdasarkan penelusuran media ini, judi tembak ikan liar juga bebas beroperasi di Bukit Senyum, Batu Aji, dan hampir di semua bangunan liar yang tidak jauh dari permukiman liar di Kota Batam.
Pertanyaannya, kemana aparat penegak hukum?
Masyarakat Kota Batam menaruh harapan besar kepada *Kapolda Kepri yang baru* untuk menunjukkan ketegasannya. Jangan hanya warung kecil dan pemain bawah yang ditangkap, tapi bongkar bandarnya, tutup lapaknya, dan sikat backing di belakangnya.
Diminta kepada Kapolda Kepri beserta jajaran Polresta Barelang dan Polsek untuk segera memberantas segala bentuk perjudian tembak ikan / jekpot liar di Kota Batam yang sudah sangat meresahkan masyarakat dan jelas melanggar Pasal 303 KUHP tentang perjudian.
Hingga berita ini diterbitkan, tim redaksi https://sempenanews.com masih terus menelusuri titik-titik lokasi judi jekpot liar lainnya di Batam dan akan terus melakukan konfirmasi kepada pihak kepolisian. Penulis: Herman
Bersambung…
